One Day Trip to Bangkalan Madura

11:33 AM D.I.A.N 0 Comments

Madura oh Madura, dari dulu saya sangat ingin sekali menginjakkan kaki di tanah garam ini. Akhirnya kesampaian juga ketika ada rencana libur dengan temanku Meilan. Awalnya kami merencanakan  perjalanan ke Tuban. Disana ada air terjun Nglirip. Tetapi karena kami tidak begitu tahu jalan menuju kesana akhirnya kami mengganti tujuan ke Madura.

Madura adalah nama pulau yang letaknya dekat dengan Surabaya. Saat ini kita bisa menjangkau pulau tersebut melalu dua jalur, darat dan laut. Jembatan Suramadu menjadi pilihan masyarakat untuk ke Madura karena aksesnya yang lebih murah dan cepat.. Jembatan dengan panjang 5438 m ini sangat menarik minat wisatawan untuk melewatinya. Pembangunan yang pada akhirnya diresmikan oleh presiden Susilo Bambang Yodhoyono pada 10 Juni 2009 ini ditujukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di pulau tersebut.

BTW anyway busway saya pergi kesana dengan mengendarai motor Scoopy-nya Meilan. Hanya dengan Rp, 3000 kami bisa melewati jembatan Suramadu dengan lebih cepat. Sampai di Madura kami kontak teman kami masing-masing. Aku telfon teman lamaku ketika aku kuliah, Wahid. Dan Meilan telfon kenalannya.

Sampai di Madura kami sangat lapar sekali karena memang berangkat pagi-pagi dan berniat sarapan di Madura. Kami sarapan di Bebek Sinjay yang sangat terkenal itu. Dan rasa lapar kami tidak langsung terbayarkan dengan makanan yang langsung disajikan. Tetapi harus antri panjang untuk mendapatkan sepiring nasi tersebut.


Warung Bebek Sinjay

Antrian Panjang demi sepiring Bebek Sinjay


Bebek Sinjay dengan sambal mangganya yang mantap
Bebek sinjay memang mantap banget sambal mangganya. Untuk rasa bebeknya sendiri saya lebih suka bebek Tugu Pahlawan yang ada di Surabaya. Dengan seharga Rp, 12000 untuk seporsi nasi bebek, kami cukup kenyang dan puas untuk melepaskan rasa lapar pagi itu. Rasanya worth it dengan perjuangannya antri selama itu demi sepiring Bebek Sinjay. Setelah puas melepaskan rasa lapar, kami melanjutkan perjalanan ke tempat souvernir dan oleh-ole,sayang sekali saya lupa nama tempatnya hehe. Berikutnya kami melanjutkan perjalanan ke Mercusuar. Masuk disana dikenakan parkir motor Rp, 3000 dan tiket masuk ke mecusuarnya Rp, 5000/orang. 

Mercusuar Sembilangan
Sembilangan Mercusuar ini dibangun untuk kepentingan navigasi laut yang dibangun sejak jaman Belanda. Tepatnya pada tahun 1879 pada masa pemerintahan Z.M William III. Pemandangan dari atas mercusuar sangat menakjubkan sekali. Kami bisa melihat indahnya pantai di Madura dan juga bisa melihat Surabaya dari jarak kejauhan. Hari rasanya kami tidak ingin meninggalkan tempat itu karena ingin juga menikmati pemandangan ketika suset pastinya akan sangat indah sekali. Tetapi karena keterbatasan waktu kami harus pulang.


Pose diatas Mercusuar

Narsis dulu



Foto bersama setelah puas di mercusuar

Pulangnya kami mencoba jalur laut melalui kapal. Ongkosnya jadi lebih mahal per orang dengan membawa motor Rp13000 dari pada memalui jalur jembatan. Pemandangan melalui jalur laut tidak seindah yang dibayangkan. Polusi air sepertinya juga sangat parah sekali, tetapi sayang sekali sepertinya tidak ada yang peduli dengan itu. Buktinya kondisi tersebut dibiarkan dengan sampah yang disepanjang perjalanan kami. Yahh semoga saja kondisi tersebut tidak berlangsung lama dan bertindak ketika semua menjadi terlambat. Cintailah lingkunganmu dan negaramu..semangaattt ^.^



0 comments: