Wilujeng Sumping di Bandung (1)

8:59 AM D.I.A.N 0 Comments

Hari Pertama, 06-12-12

Paris Van Java Indonesia, begitu orang sering menyebutnya. Trip kali ini saya dan Dwi, teman CS saya, merencanakan jauh hari untuk booking tiket promo AirAsia terbang ke Bandung. Pesawat kami berangkat jam 07.30 pagi jadi saya memutuskan untuk menginap dirumah Dwi agar besoknya tidak terlambat. Jadwal keberangkatan yang sangat pagi sekali membuat kita hampir ketinggalan pesawat. Karena takut ketinggalan pesawat, Dwi yang tidak pernah naik motor diatas 80km/jam akhirnya nekat juga ngebut sekekceng-kencengnya. Sampai di bandara kemudian memasuki check-in area akses internet AirAsia sedang error, pufft aman *sambil ngelus dada. Tetapi yang membuat kesal meskipun kita tidak terlambat dan terjadi sistem koneksi yang error tetap saja kita dikenakan denda keterlambatan check in

Sebenarnya ada 5 teman kantorku yang berangkat ke Bandung juga dengan pesawat yang sama tetapi rencana tujuan kita berbeda. Mereka ada rencana ke Trans Studio dan menginap di hotel, sedangkan kami tinggal di tempat host Cs Bandung, Mayang, dan juga kami tidak ada rencana ke Trans Studio.

Sampai di Bandung kita langsung mencari angkutan umum menuju Cihampelas. Mayang, host kami yang tinggal di sana sudah memberikan info angkutan umumnya. Di hari pertama kita sudah hampir nyasar. Sebenarnya tidak perlu nyasar karena dari pertama kali kami naik angkutan sudah pesan kepada supir kalau kita turun di Gandok, tetapi sopirnya lupa.


We are in Bandung

Hari pertama datang di Bandung kami disambut dengan derasnya hujan yang mengguyur kota Parahyangan tersebut. Alhasil kami basah kuyup menunggu Mayang ditempat yang sudah dia beritahukan. Ada kejadian lucu waktu itu. Ketika kami menunggu Mayang di derasnya hujan pagi itu dia bilang sudah hampir sampai dilokasi tempat kami menunggu. Tidak lama kemudian ada mobil yang memposisikan diri parkir di depan kita. Dengan pede-nya saya buka pintu mobil tersebut dan orang didalam mobil langsung meneriaki saya dengan kencangnya...yaaaa ternyata saya salah mobiiil. Coba bayangkan gimana malunya kami waktu itu hahahhahaha.
Akhirnya Mayang yang asli datang juga dengan mobil Katana merahnya. Dia baik hati sekali mau menampung kami untuk tinggal di rumahnya selam 2 hari. Mengajak kita kuliner masakan Sunda keliling Bandung dengan mobinya dan memberikan informasi angkutan tempat2 yang akan kami kunjungi. Pokoknya dia best host deh. Hari pertama Mayang mengajak  kami ke Mie Linggarjati. Dia bilang mie ini terkenal sekali, juga pernah tuh katanya si Edy brokoli waktu ulang tahun menyewa satu tempat itu untuk makan2 bersama temannya. Tempatnya cozy banget dan terkesan sudah jadul alias kuno. Saya pesan mie Yamin pangsit asin waktu itu dan setelah dicoba menurutku rasanya biasa saja tetapi sangat mahal sekali untuk ukuran harga mie.

Setelah makan mie yamin kami di antar Mayang ke Pasar Baru , itu ada pasar grosir terkenal di kota Bandung dan pengunjungnya banyak sekali yang dari Malaysia. Harga disana memang sangat murah sekali kami berbelanja seperti orang kalap. Biasanya kalau jalan2 baru dihari terakhir untuk berbelanja oleh2 tetapi kami justru di hari pertama hahaha. Puas berbelanja kami pulang naik angkot ke rumah Mayang untuk dinner. Dia mengajak kami ke masakan sunda di Nasi Bancakan. Menu makan sangat menggiurkan semua dan relatif murah. Tetapi setelah dicoba masakan Sunda ternyata rasanya asin sama seperti masakan orang Madura. Alhasil saya tidak habis karena keasinan >.<

Kuliner Bandung





0 comments: