Gili Air : Tentang Pulau Kecil Yang Mempesona

11:35 PM The Passion Path 0 Comments


Ada 3 pulau kecil yang terdapat di wilayah Lombok yaitu Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air. Beberapa bulan sebelumnya saya telah berkujung ke pulau Lombok tetapi belum sempat mendatangi setiap pulau tersebut. Dari ketiganya, Gili Air adalah tujuan saya kali ini untuk menjelajah salah satu pulau-pulau mungil tersebut. Gili Air memberikan suasana ketenangan, kenyamanan dan keindahan karena dibanding dengan Gili Trawangan pulau ini jauh lebih sepi. Meskipun sepi, travellers tidak perlu cemas dengan fasilitas yang diberikan. Disini saya masih dengan mudah mendapatkan akomodasi, transportasi, ATM, cafe dan warung.


Salah Satu Penginapan Di Gili Air

Banyak hal menarik yang bisa dilakukan di Gili Air, dan salah satunya adalah menikmati sunset yang sangat indah sekali. Yang pertama kali saya lakukan ketika siang hari sampai di gili adalah meletakkan semua barang-barang di hotel dan kemudian berjalan menelusuri tepi pantai yang tenang, dan hanya membutuhkan waktu kurang lebih satu jam untuk mengelilingi keseluruhan pulau tersebut. Setelah puas berkeliling saya memilih salah satu spot cafe atau warung terbaik untuk menikmati sunset sore itu. 

Kecantikan Sunset di Gili Air

Selain dikenal sebagai pulau yang eksotis, Gili Air juga dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya. Saya membawa peralatan diving saya untuk menyelam keesokan harinya. Saya selalu lupa membawa log book diving untuk menulis semua sejarah saya dalam menyelam. Seperti kali ini ketika ingin berbagi cerita kembali, saya lupa nama spot untuk diving yang telah saya eksplorasi. Kalian bisa cek di dive operator di Gili Air untuk mendapatkan dive trip karena disini banyak sekali dive center bagus dan bersertifikasi PADI atau SSI.


Pagi itu, bersama dengan Manta Dive Center kami memulai petualangan untuk melihat alam bawah laut di Gili Air. Pantai di Gili Air sangat tenang, arus tidak terlalu kencang, visibility juga bagus dan yang paling saya suka air lautnya tidak terlalu dingin, tetapi sayangnya koral disana tidaklah begitu indah. Banyak koral yang rusak karena memang disana banyak sekali kura-kura. Saya senang sekali mendapati banyak kura-kura dari yang mulai berukuran kecil sampai yang sangat besar sekali ukurannya hampir menyerupai mobil kancil. 


Menyelam sama Kura-Kura

Kura-Kura Unyuk

Selain kura-kura saya mendapati  Black Tip Shark, hal ini membuat saya terpana dan sangat senang sekali. Hiu selalu dikenal dengan makhluk bawah laut yang sangat buas dan pemakan manusia. Tetapi sebenarnya hiu tidaklah sesangar cerita orang. Mereka bersahabat asalkan kita tidak menggangu dan menarik perhatian mereka. Hiu dikenal sebagai penjaga samudra, atau mitologi Hawai mempercayai hiu sebagai Aumakua. Menurut ahli biologi Hiu menghasilkan sedikit keturunan dibandingkan spesies ikan lain. Itu sebabnya sangat disayangkan sekali karena akhir-akhir ini penangkapan hiu liar semakin meningkat hanya karena mitos pengobatan dari Cina mengenai khasiat sirip ikan hiu. Mari kita jaga ekositem alam kita dengan tidak mebunuh atau menangkap ikan hiu di seluruh samudera ini. Jika kita menjaga alam, kita pun akan dijaga oleh alam.

Black Tip shark



Cuttle Fish


Schooling Fishes


If you think adventure is dangerous, try routine, it is lethal.
-Paulo Coelho-




NB: Petualangan saya mengeksplorasi Gili Air di tanggal 15-17 Mei melalui Scoot Boat dari Sanur Bali.

0 comments: